Subscribe

Powered By

Powered by Blogger

Kamis, Februari 23, 2012

Kisah uang 1,000 dan 100,000

(Cerita ini sekedar intermezzo aja, semoga bermanfaat bagi kita semua)


Uang Rp.1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dlm dompet seorang pemuda.
Kemudian di antara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, yg Rp.100.000 bertanya kpd yang Rp.1000, "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau amis...? "

Dijawablah oleh yg Rp. 1000, "Karena aku begitu keluar dari Bank langsung berada di tangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis."

Lalu Rp.1000 bertanya balik kpd Rp.100.000, "Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih? "

Dijawab oleh Rp. 100.000, "Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan juga hotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet."

Lalu Rp.1000 bertanya lagi, "Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? "

Dijawablah, "Belum pernah."

Rp.1000. pun berkata lagi, "Ketahuilah bahwa walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di Masjid-masjid, dan di tangan anak-anak yatim, bahkan aku selalu bersyukur kpd Tuhan. Aku tidak dipandang manusia bukan karena sebuah nilai tapi karena manfaat..."

Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 krn merasa besar, hebat, tinggi tapi tdk begitu bermanfaat selama ini.

Jadi bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaat penghasilan Anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mensyukuri Anugerah dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat sombong.


"AMIN"

43 komentar:

  1. Kisahnya bermanfaat banget. segala sesuatu jangan dipandang dari besarnya nominal tp seberapa besar manfaatnya.

    BalasHapus
  2. terimakasih @robot forex: betul sekali...

    BalasHapus
  3. pelajaran yanga sangat berharga bagi kita semua
    salam dari Pelita Terang

    www.pelitaterang-blog.blogspot.com

    BalasHapus
  4. kisahnya bisa kita gambarkan antara orang miskin dan orang kaya (derajatnya)....ceritanya bagus dan bermanfaat mas....like

    BalasHapus
  5. @andi + @obat asam: trimakasih commentx semoga bs bermanfaat

    BalasHapus
  6. ya bener juga,,, penghasilah itu tidak dilihat dari pendapatan namun dilihat dari kebermanfa'atan... salam kenal!!!

    BalasHapus
  7. wahhh... dalem banget nii makna yang bisa kita petik dari pelajaran di atas....pencerahan yang baik gan,,,,sukses selalu

    BalasHapus
  8. sangat insfiritif sekali,, artikelnya...

    BalasHapus
  9. @agen, xamthon, ayam sakit, arif, jelly : makasih kunjungannya semoga qt bs mengambil hikmahnya.
    to mas arif silahkan dicopas, isi di blog ini boleh di co-pas kok... semoga bermanfaat bagi qt semua, khususnya si penulis...

    BalasHapus
  10. sangat inspiratif sekali infonya gan,,,

    BalasHapus
  11. Subhanallah.. ini yang saya cari-cari... sebuah hikmah dari sebuah kisa... terus berkarya dan jadilah seorang yang bermanfaat...

    BalasHapus
  12. memang, itulah kehidupan. banyak orang yang angkuh, padahal dia sama sekali tak terlihat ketika dipandang jaduh dari luar sana..

    BalasHapus
  13. 1+000 apakah jadi 1000?? think about that..

    BalasHapus
  14. sangat inspiratif sekali ceritanya...

    BalasHapus
  15. info yang sangat menarik dan bagus gan,,,

    BalasHapus
  16. Trims atas semuanya....

    BalasHapus
  17. kunjungan sob ..
    mau bagi-bagi kalimat motivasi sob ..
    "ada kalanya cahaya dalam hidup kita padam namun di nyalakan kembali oleh seseorang.
    setiap dari kita berutang terima kasih yang terdalam bagi mereka yang menyalakan kembali cahaya kita."
    kunjungan balik ya sob .. :)

    BalasHapus
  18. sekarang yg sedekah yg 100.000...jangan yang 1000..biar kereeennnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaha... Setuju...
      Tapi banyak yang mana ya yang mau sama yang enggak?

      Hapus
  19. ada hikmah dibalik cerita ini, masuk surga nih berarti uang Rp 1000 nya. :)

    BalasHapus
  20. saya menangkap makna dari cerita diatas, meski uang seribu tapi berkah, daripada banyak tapi tak ada artinya....

    BalasHapus
  21. Hi
    Good points, I have been previously looking for something such as this for a time now, Great common sense here.

    BalasHapus